Selasa, 22 November 2016

Pengenalan dan Penggunaan Layer



Layer adalah lapisan-lapisan lembar kerja bertumpuk yang digunakan untuk meletakkan berbagai objek. Layer memudahkan pengaturan susunan atau komposisi objek sesuai dengan keinginan karena  meskipun disusun bertumpuk, pengaturan salah satu layer tidak akan mengganggu layer yang lain.

1)    Membuat layer baru
Untuk membuat layer baru pada lembar kerja, klik tombol Creative a New yang terdapat pada palet layer. Secara otomatis , akan ditambahkan layer baru di atas layer Background dengan nama default Layer 1. Layer berikutnya akan ditambahkan di atas layer aktif dengan nama berurutan, Layer 2, Layer 3, dan seterusnya.

2)    Mengubah nama layer
·         Buka file gambar, jika file gambar yang digunakan berformat jpg, jpeg, atau jpe, Photoshop akan menampilkan nama layer sebagai Background. File berformat gif akan ditampilkan dengan layer bernama Index. Jika membuka file berformat psd atau tiff, Photoshop akan menampilkan nama layer sesuai nama yang telah diberikan.
·         Untuk mengubah nama layer, lakukan klik ganda pada nama layer. Selanjutnya, komputer akan menampilkan kotak dialog New Layer. Berikan nama yang baru kemudian klik tombol OK.

3)    Menambah layer
Langkah-langkahnya :
·         Aktifkan layer akuarium dengan cara melakukan klik pada layer yang sesuai. Lanjutkan proses dengan melakukan klik pada ikon Create new layer.
·         Selanjutnya komputer akan menambahkan satu layer di atas layer akuarium.

4)    Menghapus layer
·         Lakukan klik pada layer yang akan dihapus.
·         Lakukan klik kanan pada nama layer. Selanjutnya, pilihlah Delete Layer.
·         Klik Yes untuk memastikan penghapusan layer.
·         Atau melalui menu Layer > Delete Layer
5)    Mengatur urutan layer
·         Pilih layer yang akan dipindahkan urutannya.
·         Klik menu Layer > Arrange, lalu tentukan pilihan untuk mengatur posisi layer tersebut. Pilihannya antara lain sebagai berikut.
Bring to Front
atau
Shift + Ctrl + ]
Untuk memindahkan posisi layer ke
sisi paling muka atau paling atas dari
layer lainnya.
Bring to Forward
atau
Ctrl + ]
Untuk memindahkan posisi layer satu
tingkat ke atas dari layer yang ada di
atasnya.
Send Backward
atau
Ctrl + [
Untuk memindahkan posisi layer satu
tingkat ke bawah dari layer yang ada
di bawahnya.
Send to Back
atau
Shift + Ctrl + [
Untuk memindahkan posisi layer ke sisi
paling belakang atau paling bawah dari
layer lainnya.

Cara lain untuk mengubah urutan layer adalah :
·         Pastikan tidak ada layer bernama Background atau Index. Layer Background dan Index tidak dapat diletakkan di atas layer lainnya. Jika terdapat layer Background atau Index, ubahlah dahulu layer ini.
·         Aktifkan salah satu layer. Lanjutkan dengan melakukan klik dan drag ke atas atau ke bawah layer yang lain.

6)    Memilih beberapa layer
Langkah untuk memilih beberapa layer secara bersamaan adalah sebagai berikut :
  • Klik salah satu layer dalam panel Layer.
  • Tekan tombol Shift + Klik pada nama layer terakhir yang ingin dipilih.
  • Pilih beberapa layer dengan posisi tidak berurutan dengan cara klik salah satu layer yang berada pada panel layer, tekan dan tahan tombol Ctrl. Kemudian, klik pada nama layer yang ingin diseleksi.

7)    Menggabungkan layer
Langkah untuk menggabungkan layer adalah sebagai berikut :
  • Pilih beberapa layer yang ingin digabung.
  • Klik menu Layer Merge > Layer atau tekan Ctrl + E.
  • Untuk menggabungkan semua layer yang berada dalam sebuah dokumen, pilih menu Layer Flatten > Image.

8)    Mengunci layer
Tool
Keterangan
Lock
Transparan Pixel
Mengunci pixel transparan pada layer agar tidak dapat diisi dengan warna.
Lock Image Pixel
Mengunci layer agar tidak dapat dimodifikasi dengan menggunakan fasilitas Painting Tool ataupun
Filter.
Lock Position
Mengunci layer agar posisi layer tidak berubah
Lock All
Mengunci layer secara keseluruhan sehingga layer tidak dapat dimodifikasi ataupun diedit.

9)    Mengatur transparansi layer
  • Atur nilai Opacity pada Panel Layer dengan menggeser Slinder Opacity.
  • Ubah layer background menjadi sebuah layer baru agar dapat mengubah transparansi.

Transformasi Objek



1)    Menggunakan Crop Tool
Langkah untuk memotong gambar dengan Crop Tool adalah seperti berikut.
  1. Pilih Crop Tool
  2. Geser mouse pada bagian image yang Anda inginkan. Saat melepaskan tombol mouse, Crop Marquee ditampilkan sebagai kotak pembatas dengan Handle pada setiap sudut dan sisi tepi.

  1. Jika ingin menentukan ukuran dan resolusi pemotongan ketikkan sebuah nilai di Optionbar, atau klik Front Image untuk mengetikkan nilai yang berlaku pada image yang ada.
  1. Aktif kan pilihan Shield Cropped Area untuk menampilkan atau menyembunyikan pelindung pemotongan. Untuk mengatur warna dan Opacity pada pelindung pemotongan, gunakan kotak seleksi warna dan Slinder Opacity di Optionbar.

2)    Memutar Cropping
Langkah untuk memutar area potong adalah seperti berikut.
  1. Buka salah satu gambar yang akan dipotong.
  2. Aktifkan Crop Tool.
  3. Arahkan pointer mouse pada bagian Handle sudut Crop Tool hingga pointer menjadi tanda panah 2 arah.
  4. Drag ke kiri atau ke kanan untuk menentukan perputaran area potong.
  1. Akhiri dengan Enter.

3)    Mengubah ukuran kanvas
Langkah untuk mengubah ukuran kanvas adalah seperti berikut.
  1. Bukalah sebuah file gambar.
  2. Pilih menu Image > Canvas Size hingga muncul kotak dialog Canvas Size.
  3. Tentukan perubahan ukuran kanvas beserta satuannya pada pilihan Width dan Height untuk mengatur lebar dan tinggi kanvas.
  4. Aktifkan pilihan Relative.
  5. Tentukan warna kanvas yang diinginkan pada kotak warna yang berada pada kanvas Extension Color.
  6. Dalam pilihan Anchor terdapat 9 buah kotak untuk mengatur posisi gambar terhadap kanvas. Untuk meletakkan posisi gambar, klik salah satu kotak tersebut. Jika ingin meletakkan gambar di posisi tengah kanvas, klik kotak Anchor yang ada di tengah.
  7. Klik OK untuk melihat hasilnya.